Lampu LED dikenal memiliki daya tahan atau umur menyala lampu yang lama. Hanya saja, kadangkala lampu LED mati lebih cepat padahal belum terlalu lama digunakan. Hal tersebut tentu saja tidak kita inginkan. Berikut tips agar lampu LED di rumah lebih awet dan tidak cepat mati.

1. Pastikan Tegangan Listrik Rumah Stabil

Salah satu penyebab lampu lebih cepat mati adalah tegangan listrik rumah yang naik turun. Maka dari itu, tegangan listrik rumah yang stabil dapat menjaga umur dari lampu, bahkan juga dapat membuat barang-barang elektronik dalam rumah terhindar dari kerusakan. Umumnya, toleransi naik-turun tegangan dalam rumah maksim kurang lebih%.

2. Hindari Terlalu Sering Menyalakan dan Mematikan Lampu

Terlalu sering menyalakan dan mematikan lampu dalam kurun waktu yang relatif singkat dapat membuat lampu lebih cepat rusak. Maka dari itu, gunakan atau nyalakan lampu saat diperlukan.

3. Pasang Lampu di Tempat yang Aman

Lampu yang dipasang di luar ruangan, seperti taman atau teras, cenderung lebih cepat mati. Pastikan untuk lampu luar ruangan, ditempatkan pada area yang terlindungi dari perubahan suhu, percikan air saat hujan, dan tidak mudah goyang saat terhembus angin.

4.  Pastikan Rumah Lampu (Fitting Lampu) dalam Kondisi yang Baik

Fitting lampu juga mempengaruhi umur dari lampu yang terpasang. Pastikan pada pemasangan fitting lampu tidak ada kabel yang longgar atau terkelupas, tidak ada karat didalamnya, terpasang rapat dengan plafon agar tidak menjadi sarang bagi bintang kecil/serangga, dan lain sebagainya.

5. Pasang Lampu dengan Benar

Pada saat penggantian lampu pastikan lampu sudah terpasang dengan benar. Sehingga lampu yang terpasang tidak longgar dan tidak miring di fitting lampu.