Glass Reflector

Lama usia lampu LED dipengaruhi oleh komponen yang digunakan, hal ini dikarenakan cara kerja LED yang membentuk suatu sistem kesatuan yang mana masing-masing komponen saling mempengaruhi satu sama lain. Selain pemilihan komponen, lonjakan daya listrik dan temperatur panas yang mengalir pada lampu juga berpengaruh. Secara umum, penggunaan lampu LED berada pada voltase 220V, akan tetapi pada praktiknya, terdapat naik turun voltase yang terjadi.

Glass reflector adalah bagian dari lampu LED yang berfungsi untuk menyebarkan cahaya dari mata LED. Pemilihan material glass reflector mempengaruhi kemampuannya untuk bertahan dalam kondisi panas. Umunya, glass reflector sebuah lampu terbuat dari material plastik. Material plastik yang dipakai sebagai bahan pembuatan glass reflector diantaranya adalah :

-          Polyethylene Terephthalate (PET)

-          Polyethylene (PE)

-          Polyvinyl Chloride (PVC)

-          Polybutylene terephthalate (PBT)

-          Polypropylene (PP)

-          Polycarbonate (PC)

-          Polystyrene (PS)

-          Polylactic Acid (PLA)

Masing-masing jenis material tersebut memiliki kemampuan menahan panas yang berbeda. Sebagai contoh material jenis PBT dapat bertahan dalam kondisi panas pada temperatur 150oC dan mulai mencair pada temperatur 223oC. Menggunakan jenis bahan PBT sebagai bahan untuk pembuatan glass reflector lampu akan lebih baik dibandingkan dengan jenis bahan PC yang hanya bisa bertahan dalam panas pada temperatur 120oC.

 

Salam,

PT. Panca Aditya Sejahtera

 

Sumber :

S.Koh, Drill.Willem Van, Zang.G.Q, 2011, Degradation of epoxy lens material in LED system, International Conference on Thermal, Mechanical and Multiphysics Simuation and Experiments in Microelectronics Microsystems, Austria

https://www.creativemechanisms.com/blog/eleven-most-important-plastics

https://en.wikipedia.org/wiki/Polybutylene_terephthalate

https://en.wikipedia.org/wiki/Polycarbonate