Lampu LED dikenal lebih awet dan tahan lama dibandingkan dengan lampu pijar. Namun kadangkala, kita mengalami kalau lampu LED dirumah kita cepat mati dibandingkan dengan lampu lainnya. Padahal lampu tersebut belum terlalu lama dipasang. Apa yang membuat lampu LED cepat mati?

1. Tegangan Listrik yang Naik Turun

Secara tidak sadar tegangan listrik yang naik turun mampu mempengaruhi daya tahan dari barang-barang elektronik, termasuk lampu. Tegangan yang tidak stabil dapat membuat lampu menjadi lebih cepat rusak.

2. Lokasi Lampu

Tempat dimana lampu dipasang juga berpengaruh dalam awet atau tidaknya lampu. Lampu yang diletakkan di dalam ruangan cenderung lebih awet. Sedangkan lampu yang terletak di luar ruangan, seperti teras, taman, dsb, cenderung lebih cepat rusak. Hal ini dikarenakan lampu diluar ruangan lebih sering terkena perubahan suhu dan dapat terkena percikan air saat hujan.

3. Kondisi Rumah Lampu (Fitting Lampu) Rusak

Rumah lampu yang rusak juga bisa berpengaruh ke lampu. Jika menemukan lampu sudah mati, maka perlu juga dicek rumah lampunya. Bisa jadi rumah lampu tersebut kabelnya kendor, bagian dalamnya sudah berkarat, kemasukan binatang kecil/serangga, dan lain sebagainya.

4. Terlalu Sering Menyalakan dan Mematikan Lampu

Menyalakan dan mematikan lampu dalam tempo waktu yang relatif singkat juga bisa membuat lampu menjadi lebih cepat rusak. Biasanya lampu sering dinyalakan dan dimatikan agar lebih hemat listrik. Namun, lebih baik lampu tetap dinyalakan jika diperlukan dan gunakan lampu dengan watt kecil agar lampu yang menyala tetap bisa hemat listrik hemat listrik.