Beternak Ayam petelur? Coba Pakai LED

Dalam beternak ayam, cahaya adalah salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kondisi fisik ayam dan juga hasil dari telur yang dihasilkan oleh ayam. Selama ini, peternak ayam petelur cenderung memilih menggunakan lampu pijar (halogen) sebagai sumber cahaya untuk ayam ternak mereka karena lampu pijar dapat menghasilkan panas yang bisa menghangatkan ayam. Akan tetapi, pada sebuah penelitian menyatakan bahwa fungsi dari lampu yang digunakan pada kandang ayam bukan untuk memberikan rasa hangat pada ayam. Lalu, apakah sebenarnya fungsi dari cahaya lampu dalam beternak ayam petelur?

Cahaya yang ditambahkan pada kandang ayam pada dasarnya berfungsi untuk menaikkan hormon pada ayam yang berfungsi untuk mempercepat proses produksi telur. Hormon pada ayam akan lebih cepat berkembang ketika ayam tersebut menerima cahaya sehingga penggunaan lampu dibutuhkan untuk mendukung adanya cahaya yang didapatkan oleh ayam. Jika selama ini peternak ayam lebih memilih lampu pijar karena dapat menghasilkan panas, apakah lampu pijar untuk beternak dapat digantikan dengan lampu CFL atau LED?

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh salah satu universitas di Turki, dilakukan uji coba untuk membandingkan hasil dari ternak ayam petelur sejumlah 360 ekor ayam jenis ayam petelur hibrida ATAK-S dengan menggunakan 3 macam lampu yang berbeda yaitu pijar, CFL, dan LED. Dari hasil uji coba tersebut, didapatkan data bahwa penggunaan jenis lampu tidak banyak berpengaruh pada hasil telur yang diproduksi oleh ayam. Pada lampu pijar, ayam bisa menghasilkan 4 telur lebih banyak dibandingkan dengan lampu LED. Jumlah tersebut bisa menjadi jumlah yang signifikan ketika jumlah ayam yang diternak mencapai angka ribuan.

Dilihat dari hasil produksi, LED masih kurang menguntungkan dibandingkan lampu pijar. Akan tetapi, penggunaan lampu pijar memberikan kerugian pada biaya listrik yang harus dikeluarkan. Walaupun jumlah telur yang diproduksi lebih sedikit, penggunaan lampu LED untuk beternak lebih menguntungkan karena biaya listrik yang dikeluarkan lebih hemat.

Melihat dari hasil penelitian tersebut, maka lampu untuk beternak tidaklah harus menggunakan lampu pijar. Lebih hemat dengan LED, maka tidak perlu ragu lagi untuk beralih menggunakan lampu LED.

 

Salam,

PT. Panca Aditya Sejahtera

 

Sumber :

https://kambingjoynim.com/

S. Kamanli, I. Durmus, S. Demir and B. Tarim. 2015. Effect of different light sources on performance and egg quality traits in laying hens. Europ.Poult.Sci., 79. 2015, ISSN 1612-9199.