Biaya pengeluaran untuk listrik bergantung juga kepada penggunaan perangkat elektronik di dalam rumah. Semakin banyak penggunaan perangkat elektronik, maka semakin besar juga tagihan biaya listrik. Ditambah jika Tarif Dasar Listrik (TDL) yang awalnya sudah besar. Maka dari itu kita harus bijak dalam penggunaan alat elektronik di rumah.

Untuk menghemat tagihan biaya listrik, salah satu caranya adalah dengan kontrol penggunaan lampu dalam rumah. Pemakaian lampu sebagai penerangan menjadi salah satu sumber dalam menyumbang biaya tagihan listrik rumah tangga. Berikut tips bagaimana menghemat listrik dengan cara kontrol penggunaan lampu dalam rumah:

1. Mengganti Lampu CFL dengan LED

Lampu LED memiliki teknologi yang lebih baru dibandingkan dengan lampu CFL. Dengan perkembangan teknologi yang sekarang, lampu LED lebih hemat energi dan memiliki umur lampu yang lebih panjang. Dengan watt yang kecil lampu LED juga bisa memberikan penerangan lebih baik dibandingkan dengan lampu CFL.

2. Gunakan Lampu Seperlunya

Pada siang hari, hindari menyalakan lampu dan maksimalkan cahaya matahari sebagai penerangan. Kecuali jika ada ruangan tidak terkena cahaya matahari dan tetap membutuhkan bantuan penerangan. Sedangkan pada malam hari, gunakan lampu seperlunya saja. Untuk ruang-ruang yang tidak digunakan ada baiknya lampunya dimatikan.

3. Sesuaikan Penggunaan Watt Lampu untuk Ruangan

Sebagai contoh, gunakan lampu 7 watt atau 9 watt untuk keperluan penerangan ruangan dengan ukuran kurang lebih 4x4 meter. Gunakan lampu diatas 18 watt untuk keperluan penerangan luar rumah. Hindari menggunakan watt yang terlalu besar untuk ruangan yang kecil. Selain karena boros listrik, hal tersebut juga membuat mata menjadi kurang nyaman.